Kamis, 11 Desember 2014
KOMPLIKASI PERNIKAHAN
Minggu, 16 November 2014
IRONIS
Berikut isi lengkapnya:
IRONIS
Indonesia adalah negara muslim terbesar dan terluas serta terbanyak penduduk muslimnya di dunia, namun IRONIS aneka kebathilan dan kekafiran mendominasi, antara lain :
1. TAKBIR KELILING di malam Hari Raya untuk agungkan Allah SWT habis-habisan DIKECAM dan DILARANG dengan dalih macetkan Lalu Lintas. Namun Arak-arakan Presiden dan Wakilnya hingga jalan protokol ditutup total, tidak mengapa, bahkan dipuji dan diapresiasi.
2. QURBAN di Jakarta dilarang karena dianggap mengotori Jakarta, tapi serakan KONDOM bekas Zina di malam Tahun Baru Masehi dan puluhan Ton TUMPUKAN SAMPAH Pesta Rakyat arak Presiden di jalan utama Ibu Kota tidak mengapa dan tidak dianggap mengotori Jakarta.
3. FPI Menolak Pemimpin Kafir, lalu FPI disebut DISKRIMINASI dan LANGGAR HAM serta INKONSTITUSIONAL, tapi AHOK menggusur Masjid, melarang Qurban dan menolak Busana Muslim di sekolah, tidak disebut Diskriminasi dan pelanggaran HAM, bahkan dinilai Konstitusional.
4. Seorang MUSLIM tidak boleh jadi Gubernur di BALI yang mayoritas Hindu, dan tidak boleh juga jadi Gubernur di NTT yang mayoritas Nashrani. Tapi orang KAFIR boleh jadi Gubernur di KALBAR dan KALTENG yang warga kedua daerah tersebut mayoritas muslim yaitu lebih dari 70%. Dan kini Si Kafir Ahok pun ingin jadi Gubernur Jakarta yg mayoritas warganya muslim .
5. Jika Anggota FPI atau anggota ORMAS ISLAM lainnya lakukan kesalahan, maka itu adalah kesalahan Institusi Organisasinya shg harus DIBUBARKAN, tapi jika anggota ORMAS NON ISLAM / PARPOL / DEWAN / TNI / POLRI / PEJABAT PEMERINTAH lakukan kesalahan, maka itu hanya ulah OKNUM shg Institusi Organisasinya tidak boleh disentuh, apalagi dibubarkan.
6. Umat Islam tuntut Tutup TEMPAT MA'SIAT setidaknya di Bulan Ramadhan dan Hari Besar Islam, tapi ditolak dengan dalih Indonesia bukan Negara Islam. Tapi di Bali tiap Hari Raya Nyepi semua Tempat Hiburan dilarang buka, dan PLN harus padam, serta Bandara Internasional harus tutup, bahkan ketika Nyepi berbarengan dengan Idul Fitri maka umat Islam di Bali tidak boleh berhari raya.
7. Masih soal Bali. Hingga kini bangun Masjid di Bali TIDAK BOLEH. Jika pun boleh, maka proses perizinannya bisa mencapai 40 tahun lebih. Bahkan Jilbab pun mulai dilarang di sekolah-sekolah negeri di Bali. Tapi Pura Hindu Bali berserakan di daerah-daerah muslim, bahkan di tiap halaman rumah Hindu Bali ada Pura. Dan mereka pun bebas memakai pakaian adat dan ritual mereka.
8. Saat umat Islam menolak pembangunan rumah ibadat umat lain di wilayah muslim langsung dituduh INTOLERANSI. Namun saat pembangunan Masjid dilarang di Bali dan NTT serta wilayah non muslim lainnya, maka dimaklumi dengan dalih untuk menjaga KEARIFAN LOKAL (Local Wisdom).
9. Seluruh Negeri Islam atau yang berpenduduk mayoritas muslim menggunakan HILAL MERAH untuk lambang kesehatannya, kecuali Indonesia yang masih menggunakan SALIB MERAH.
10. Di Indonesia libur HARI AHAD telah memberi Umat Nashrani keleluasaan untuk hidupkan KEBAKTIAN GEREJA dengan pakaian rapih dan wewangian serta tanpa macet di jalan. Sedang Umat Islam dipaksa kerja HARI JUM'AT, sehingga tidak maksimal menghidupkan Jum'at dengan segala Adab dan Sunnahnya, karena mereka lelah, capek, pakaian lecak, berkeringat, bau badan, ngantuk, ditambah macet dan panasnya jalan.
11. Saat seorang muslim jadi pejabat dituntut habis-habisan untuk bagi-bagi jabatan kepada non muslim dengan dalih kemajemukan dan keadilan. Namun saat non muslim jadi pejabat, maka dengan leluasa dia bagi-bagi jabatan kepada non muslim seenaknya, tanpa peduli dengan Asas Proporsional.
12. Pengkhianatan PKI dan Pembangkangan PRRI serta Pemberontakan DI / TII dimuat dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia, tapi pemberontakan dan pengkhianatan PO AN TUI ( - nama Laskar Cina Indonesia bentukan Penjajah Belanda -) terhadap negara RI serta kebiadabannya terhadap Pribumi disembunyikan.
13. Tabligh Akbar dan Kegiatan Da'wah selalu diawasi Aparat, bahkan di daerah banyak yang ditakut-takuti dan dipersulit "izin"-nya, sedang pertunjukkan Musik Syetan dan Dangdut Koplo yang tampilkan Pornografi dan Pornoaksi dipermudah dan dijamin keamanannya.
14. Topeng Monyet dan Ondel-Ondel adalah Hiburan anak-anak Betawi, tapi dilarang Ahok, sedang Barongsai Cina bagian dari Ritual Dewa Cina dibesar-besarkan.
15. Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) yang kini disebut Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) mulai dinodai. Saat parade pembukaan STQ di Ambon ada KOTEKA ikut parade, dan di STQ di Jambi dibuka dengan BARONGSAI.
16. Jika seorang muslim sekedar mendukung ISIS langsung dituduh TERORIS, dikejar dan ditangkap, walau tidak lakukan tindakan apa pun. Tapi jika orang Kafir dukung RMS dan OPM, bahkan lakukan pembantaian terhadap muslim di Sambas, Sampit, Ambon dan
Poso, tidak disebut Teroris, dan tidak dikejar serta tidak ditangkap, bahkan para pelakunya hingga saat ini tidak tersentuh hukum sama sekali.
17. Ketika ada Kyai atau Da'i seperti AA Gym yang menikah resmi dan berpolygami secara HALAL, semua Media Liberal mem-BULI-nya habis-habisan, namun ketika ada Artis yang berzina dan bernarkoba hingga divonis penjara, berbagai Media Liberal membelanya habis-habisan, bahkan saat Si Artis keluar penjara disambut media dengan gegap gempita bak pahlawan hingga dijadikan pembawa acara unggulan di TV mereka.
18. Ketika HAMAS lakukan perlawanan membela Islam dan Palestina makan Dunia termasuk Liberal Indonesia menyebutnya sebagai TERORIS, namun ketika ISRAEL membombardir dan membantai warga Palestina disebut BELA NEGARA.
19. Ketika ada pelarangan pembangunan rumah ibadah kafir, apalagi pembunuhan terhadap SEORANG kafir saja di negeri atau wilayah muslim, langsung para pendekar HAM berteriak keras dan menyerang ISLAM,
namun sebaliknya ketika ada pembakaran masjid dan pembantaian RIBUAN umat Islam di wilayah kafir, para pendekar HAM bungkam seribu bahasa.
Innaa Lillaahi Wa Innaa ilaihi Rooji'uun .....
Hasbunallaahu Wa
Ni'mal Wakiil .... Ni'mal Maulaa Wa Ni'man Nashiir ...
Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata illaa Billaahil 'Aliyyil 'Azhiim...
Muhammad Rizieq Shihab
Sabtu, 08 November 2014
Tiga Pintu Kebijaksanaan
Seorang Raja, mempunyai anak tunggal yg pemberani, terampil dan pintar. Untuk menyempurnakan pengetahuannya, ia mengirimnya kepada seorang pertapa bijaksana.
"Berikanlah pencerahan padaku tentang Jalan Hidupku" Sang Pangeran meminta.
"Kata-kataku akan memudar laksana jejak kakimu di atas pasir", ujar Pertapa.
"Saya akan berikan petunjuk padamu, di Jalan Hidupmu engkau akan menemui 3 pintu. Bacalah kata-kata yang tertulis di setiap pintu dan ikuti kata hatimu."
Sekarang pergilah sang Pertapa menghilang dan Pangeran melanjutkan perjalanannya. Segera ia menemukan sebuah pintu besar yang di atasnya tertulis kata "UBAHLAH DUNIA"
"Ini memang yang kuinginkan" pikir sang Pangeran. "Karena di dunia ini ada hal-hal yang aku sukai dan ada pula hal-hal yang tak kusukai. Aku akan mengubahnya agar sesuai keinginanku"
Maka mulailah ia memulai pertarungannya yang pertama, yaitu mengubah dunia. Ambisi, cita-cita dan kekuatannya membantunya dalam usaha menaklukkan dunia agar sesuai hasratnya. Ia mendapatkan banyak kesenangan dalam usahanya tetapi hatinya tidak merasa damai. Walau sebagian berhasil diubahnya tetapi sebagian lainnya menentangnya.
Tahun demi tahun berlalu. Suatu hari, ia bertemu sang Pertapa kembali.
"Apa yang engkau pelajari dari Jalanmu ?" Tanya sang Pertapa
"Aku belajar bagaimana
... baca selengkapnya di Tiga Pintu Kebijaksanaan - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Jumat, 07 November 2014
MENJUAL SISIR KEPADA BIKSU
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
GUBUG TERBAKAR
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Kamis, 06 November 2014
KEBIJAKSANAAN PENGGALI TAMBANG
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Rabu, 05 November 2014
5 FAKTA SUKSES
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Selasa, 04 November 2014
Wiro Sableng #138 : Pernikahan Dengan Mayat
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
Episode : 113 LORONG KEMATIAN
DALAM episode sebelumnya, "Bendera Darah" dan "Aksara Batu Bernyawa", diceritakan bagaimana Sinto Gendeng muncul di malam buta ketika Wiro Sableng secara tidak terduga dibokong oleh salah seorang anggota komplotan manusia pocong. Sebuah bendera darah menancap di dada Wiro. Di tempat itu hadir Wulan Srindi murid Perguruan Silat Lawu Putih yang mengaku sebagai murid Dewa Tuak dan tengah mencari Pendekar 212 sehubungan dengan ikatan jodoh di antara mereka. Selain Wulan Srindi, di situ juga ada Jatilandak dan Loh Gatra yang istrinya diculik komplotan manusia pocong. Sementara itu, tanpa diketahui orang-orang tersebut, Bidadari Angin Timur dan Setan Ngompol bersembunyi dalam gelapnya malam, di balik kerimbunan semak belukar lebat. Diam-diam kedua orang ini mengikuti semua apa yang terjadi di tempat itu.
Walau Sinto Gendeng tertawa cekikikan sehabis mengerjai muridnya dengan berpura-pura hendak mencekoki Wiro dengan air kencing yang diperas dari ujung kain, tak seorangpun mau ikutan tertawa. Jangankan tertawa, senyum saja tak ada yang berani. Mereka semua tahu kalau si nenek punya adat dan sifat aneh. Sekali marah Sinto Gendeng bisa melabrak semua orang yang ada di tempat itu. Apa lagi tadi dia sudah marah-marah dan menganggap ada tiga orang gila di tempat itu.
Orang gila pertama menurut Sinto Gendeng adalah muridnya sendiri, karena dilihatnya berdandan aneh memakai bendera merah basah di dada. Sinto Gendeng kemudian pergunakan kesaktian Kapak Maut Naga Geni 212 untuk menghancurkan Bendera Darah sampai ke gagangnya.
Orang gila kedua di mata si nenek sakti dari puncak Gunung Gede itu adalah Jatilandak, pemuda dari negeri 1200 tahun silam yang berkulit kuning mulai dari kepala– nya yang botak sampai ke ujung kaki. Lalu orang gila ketiga ya
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #138 : Pernikahan Dengan Mayat - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Senin, 03 November 2014
SEPULUH KUALITAS KARAKTER
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
PENGUSAHA YANG GAGAL
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
EMPAT OBAT MUJARAB
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Minggu, 02 November 2014
MENJUAL KEPERAWANAN
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sabtu, 01 November 2014
Kamis, 30 Oktober 2014
Wiro Sableng #33 : Panglima Buronan
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
Episode : PANGERAN MATAHARI DARI PUNCAK MERAPI
SATU
Sri Baginda Raja seperti dihenyakkan setan di atas kursi kebesarannya. Singgasana itu terasa seperti bara panas. Wajahnya yang penuh kerut ditelan usia lanjut tampak kelam membesi. Dadanya turun naik sedang sepasang matanya menatap tak berkesip pada Raden Mas Jayengrono yang duduk bersila di hadapannya. Sang raja meraskan tenggorokannya seperti kering. Mulutnya terbuka tapi lidahnya seperti kelu. Setelah hening beberapa lamanya, dengan suara bergetar Sri Baginda akhirnya bersuara juga.
"Jika bukan Raden Mas yang bicara sungguh sulit aku mempercayai cerita itu.....!"
"Sebenarnya hal itu sudah lama saya ketahui Sri Baginda. Hanya saja saya takut untuk menyampaikannya."
"Kalau untuk kebenaran mengapa takut? Hanya saja, apakah kau punya bukti-bukti nyata? Saksi-saksi.......?"
"Saya tidak berani melapor pada Sri Baginda kalau tidak mempunyai bukti dan saksi hidup," sahut Jayengron yang Panglima Balatentara Kerajaan itu. "Sekian puluh pasang mata melihat dan mengetahui kejadian itu. Termasuk Patih Kerajaan dan Kepala Pasukan Kotaraja. Cincin emas bergambar burung rajawali milik puteri Sri Baginda terlihat di jari tangan manusia bernama Pangeran Matahari. Pembunuh Tumenggung Gali Marto. Pembunuh dua orang putera Sri Baginda. Ketika diperiksa secara aneh cincin itu tahu-tahu sudah berada kembali di tangan Raden Ayu Puji Lestari. Kejadian yang mencurigakan berikutnya ialah munculnya seorang pemuda berkulit hitam bertindak selaku pelindung Raden Ajeng Siti Hinggil dan puterinya. Jika tidak terdapat hubungan rahasia antara Pangeran Matahari dengan istri Sri Baginda, bagaimana mungkin cincin itu berpindah-pindah tangan?"
Lama Sr
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #33 : Panglima Buronan - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Senin, 27 Oktober 2014
BUNGA BAKUNG
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Selasa, 21 Oktober 2014
NEVER EVER GIVE UP!
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Senin, 20 Oktober 2014
SEBAGAI BALASANNYA........
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sabtu, 18 Oktober 2014
DUA EKOR TIKUS
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Jumat, 17 Oktober 2014
HATI NURANI SANG PENCURI
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Kamis, 16 Oktober 2014
LAYANG-LAYANG
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Rabu, 15 Oktober 2014
OMBAK KECIL DAN OMBAK BESAR
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Kamis, 09 Oktober 2014
Jadwal Peserta Tes CPNS 2014 Kab. Konawe Selatan
Diposting oleh : Admin Web BKD Konsel
Kategori: Pengadaan Pegawai - Dibaca: 843 kali
NO
|
HARI/TANGGAL
|
SHIFT
|
JAM
|
NOMOR PESERTA
|
1
|
Rabu, 15-10-2014
|
1
|
08.00 - 09.40
|
74053000001 s.d. 74053000050
|
2
|
09.40 - 11.20
|
74053000051 s.d. 74053000100
| ||
3
|
11.20 - 13.00
|
74053000101 s.d. 74053000134,
74053000136 s.d. 74053000151
| ||
4
|
13.30 - 15.10
|
74053000152 s.d. 74053000193,
74053000195 s.d. 74053000202
| ||
5
|
15.10 - 16.40
|
74053000203 s.d. 74053000252
| ||
2
|
Kamis, 16-10-2014
|
1
|
08.00 - 09.40
|
74053000253 s.d. 74053000302
|
2
|
09.40 - 11.20
|
74053000303 s.d. 74053000341,
74053000343 s.d. 74053000344,
74053000349 s.d. 74053000353,
74053000355,
74053000357 s.d. 74053000359
| ||
3
|
11.20 - 13.00
|
74053000360 s.d. 74053000409
| ||
4
|
13.30 - 15.10
|
74053000410 s.d. 74053000459
| ||
5
|
15.10 - 16.40
|
74053000460 s.d. 74053000509
| ||
3
|
Jum’at, 17-10-2014
|
1
|
08.00 - 09.40
|
74053000510 s.d. 74053000559
|
2
|
09.40 - 11.20
|
74053000560 s.d. 74053000609
| ||
3
|
13.30 - 15.10
|
74053000610 s.d. 74053000659
| ||
4
|
15.10 - 16.40
|
74053000660 s.d. 74053000709
| ||
4
|
Sabtu, 18-10-2014
|
1
|
08.00 - 09.40
|
74053000710 s.d. 74053000759
|
2
|
09.40 - 11.20
|
74053000760 s.d. 74053000809
| ||
3
|
11.20 - 13.00
|
74053000810 s.d. 74053000859
| ||
4
|
13.30 - 15.10
|
74053000860 s.d. 74053000875,
74053000877 s.d. 74053000910
| ||
5
|
15.10 - 16.40
|
74053000911 s.d. 74053000960
| ||
5
|
Minggu, 19-10-2014
|
1
|
08.00 - 09.40
|
74053000961 s.d. 74053001010
|
2
|
09.40 - 11.20
|
74053001011 s.d. 74053001036,
74053001038 s.d. 74053001061
| ||
3
|
11.20 - 13.00
|
74053001062 s.d. 74053001111
| ||
4
|
13.30 - 15.10
|
74053001112 s.d. 74053001161
| ||
5
|
15.10 - 16.40
|
74053001162 s.d. 74053001202,
74053001204 s.d. 74053001212
| ||
6
|
Senin, 20-10-2014
|
1
|
08.00 - 09.40
|
74053001213 s.d. 74053001246,
74053001248 s.d. 74053001263
|
2
|
09.40 - 11.20
|
74053001264 s.d. 74053001267,
74053001269 s.d. 74053001275,
74053001277 s.d. 74053001315
| ||
3
|
11.20 - 13.00
|
74053001316 s.d. 74053001338,
74053001340 s.d. 74053001343,
74053001345 s.d. 74053001354,
74053001356 s.d. 74053001368
| ||
4
|
13.30 - 15.10
|
74053001369 s.d. 74053001418
| ||
5
|
15.10 - 16.40
|
74053001419 s.d. 74053001443,
74053001445 s.d. 74053001469
| ||
7
|
Selasa, 21-10-2014
|
1
|
08.00 - 09.40
|
74053001470 s.d. 74053001472
74053001474 s.d. 74053001513,
74053001515,
74053001517 s.d. 74053001520,
74053001522 s.d. 74053001523
|
2
|
09.40 - 11.20
|
74053001524 s.d. 74053001573
| ||
3
|
11.20 - 13.00
|
74053001574 s.d. 74053001601,
74053001603 s.d. 74053001607,
74053001609 s.d. 74053001625
| ||
4
|
13.30 - 15.10
|
74053001626 s.d. 74053001660,
74053001662 s.d. 74053001676
| ||
5
|
15.10 - 16.40
|
74053001677 s.d. 74053001712,
74053001714 s.d. 74053001715,
74053001718 s.d. 74053001720,
74053001722,
74053001724 s.d. 74053001731
| ||
8
|
Rabu, 22-10-2014
|
1
|
08.00 - 09.40
|
74053001732 s.d. 74053001741,
74052000001 s.d. 74052000040
|
2
|
09.40 - 11.20
|
74052000041 s.d. 74052000090
| ||
3
|
11.20 - 13.00
|
74052000091 s.d. 74052000098,
74052000100 s.d. 74052000141
| ||
4
|
13.30 - 15.10
|
74052000142 s.d. 74052000191
| ||
5
|
15.10 - 16.40
|
74052000192 s.d. 74052000241
| ||
9
|
Kamis, 23-10-2014
|
1
|
08.00 - 09.40
|
74052000242 s.d. 74052000248,
74052000250 s.d. 74052000292
|
2
|
09.40 - 11.20
|
74052000293 s.d. 74052000316,
74052000318 s.d. 74052000326,
74052000328 s.d. 74052000330,
74052000332 s.d. 74052000345
| ||
3
|
15.10 - 16.40
|
74052000346 s.d. 74052000358
|

