Kamis, 30 Oktober 2014

Wiro Sableng #33 : Panglima Buronan

Wiro Sableng #33 : Panglima Buronan - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : PANGERAN MATAHARI DARI PUNCAK MERAPI

SATU

Sri Baginda Raja seperti dihenyakkan setan di atas kursi kebesarannya. Singgasana itu terasa seperti bara panas. Wajahnya yang penuh kerut ditelan usia lanjut tampak kelam membesi. Dadanya turun naik sedang sepasang matanya menatap tak berkesip pada Raden Mas Jayengrono yang duduk bersila di hadapannya. Sang raja meraskan tenggorokannya seperti kering. Mulutnya terbuka tapi lidahnya seperti kelu. Setelah hening beberapa lamanya, dengan suara bergetar Sri Baginda akhirnya bersuara juga.

"Jika bukan Raden Mas yang bicara sungguh sulit aku mempercayai cerita itu.....!"

"Sebenarnya hal itu sudah lama saya ketahui Sri Baginda. Hanya saja saya takut untuk menyampaikannya."

"Kalau untuk kebenaran mengapa takut? Hanya saja, apakah kau punya bukti-bukti nyata? Saksi-saksi.......?"

"Saya tidak berani melapor pada Sri Baginda kalau tidak mempunyai bukti dan saksi hidup," sahut Jayengron yang Panglima Balatentara Kerajaan itu. "Sekian puluh pasang mata melihat dan mengetahui kejadian itu. Termasuk Patih Kerajaan dan Kepala Pasukan Kotaraja. Cincin emas bergambar burung rajawali milik puteri Sri Baginda terlihat di jari tangan manusia bernama Pangeran Matahari. Pembunuh Tumenggung Gali Marto. Pembunuh dua orang putera Sri Baginda. Ketika diperiksa secara aneh cincin itu tahu-tahu sudah berada kembali di tangan Raden Ayu Puji Lestari. Kejadian yang mencurigakan berikutnya ialah munculnya seorang pemuda berkulit hitam bertindak selaku pelindung Raden Ajeng Siti Hinggil dan puterinya. Jika tidak terdapat hubungan rahasia antara Pangeran Matahari dengan istri Sri Baginda, bagaimana mungkin cincin itu berpindah-pindah tangan?"

Lama Sr
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #33 : Panglima Buronan - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 27 Oktober 2014

BUNGA BAKUNG

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - BUNGA BAKUNGSeorang anak sambil menangis kembali ke rumah. Ia menangis semakin keras ketika bertemu ibunya. Ia merasa segala usahanya tidak dihiraukan baik oleh guru maupun teman-teman kelasnya. Ia telah berusaha, namun seakan-akan usahanya tidak layak dihargai. Ia menjadi benci akan teman-temannya. Ia menjengkeli gurunya. Setelah mendengar keluhan anaknya, sang ibu bertanya: 'Pernahkan engkau memperhatikan bunga bakung milik tetangga di lorong jalan ke rumah kita?' Anak itu menggelengkan kepala. 'Bakung itu berkembang setiap pagi, dan di akhir hari bunga bakung tersebut akan layu dan mati. Namun sebelum mati, ia telah memberikan yang terbaik, ia telah memancarkan keindahannya.' Anak itu berhenti menangis dan mendengarkan dengan penuh hati. 'Setiap hari ia memberikan keindahan yang sama. Setiap hari ia memberikan keharuman yang sama walau kadang tak dihiraukan orang. Keindahannya tak pernah berkurang karena engkau tak pernah memperhatikannya. Ia tidak pernah bersedih bila tak diperhatikan orang, karena ia tahu bahwa dalam hidupnya ia cuma punya satu misi yakni memberikan keindahan.' Anak itu memahami maksud ibunya. ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 21 Oktober 2014

NEVER EVER GIVE UP!

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - NEVER EVER GIVE UP!Tahun 1986 di New York diadakan lomba marathon internasional yang diikuti oleh ribuan pelari dari seluruh dunia. Lomba ini mengambil jarak 42 kilometer mengelilingi kota New York. Jutaan orang dari seluruh dunia ikut menonton acara tersebut melalui puluhan televisi yang merelainya secara langsung. Ada satu orang yang menjadi pusat perhatian di lomba tersebut, yaitu Bob Wieland. Bob adalah seorang veteran perang Amerika, dan dia kehilangan kedua kakinya karena terkena ranjau saat perang di Vietnam. Untuk berlari, Bob menggunakan kedua tangannya untuk melemparkan badannya ke depan. Dan lomba pun dimulailah. Ribuan orang mulai berlari secepat mungkin ke garis finish. Wajah-wajah mereka menunjukkan semangat yang kuat. Para penonton tak henti-hentinya bertepuk tangan untuk terus mendukung para pelari tersebut. 5 kilometer telah berlalu. Beberapa peserta nampak mulai kelelahan dan mulai berjalan kaki. 10 kilometer telah berlalu. Di sini mulai nampak siapa yang mempersiapkan diri dengan baik, dan siapa yang hanya sekedar ikut untuk iseng-2. Beberapa peserta yang nampak kelelahan memutuskan untuk berhenti dan naik ke bis panitia. Sementara hampir seluruh peserta telah berada di kilometer ke-5 hingga ke-10, Bob Wieland yang berada di urutan paling belakang baru saja menyelesaikan kilometernya yang pertama. Bob berhenti sejenak, membuka kedua sarung tangannya yang sudah koyak, menggantinya dengan yang baru, dan kemudian kembali berlari dengan melempar-....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 20 Oktober 2014

SEBAGAI BALASANNYA........

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - SEBAGAI BALASANNYA........Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikan. Sebagai balasannya, km menangis sepanjang malam. Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan. Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu. Saat kau berumur 3 tahun, dia memasakkan semua makananmu dengan kasih sayang. Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai. Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan. Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian2 yang mahal dan indah. Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah. Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah. Sebagai balasannya, kau berteriak.”NGGAK MAU!!” Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola. Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangga. Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim. Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu. Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus pianomu. Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih. Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu ke mana saja, dari kolam renang hingga pesta ulang tahun. Sebagai balasannya, kau melompat keluar mobil tanpa memberi salam. Saat kau berumur 11 tahun, dia mengantar kau dan teman-temanmu ke bioskop. Sebagai balasannya, kau minta dia duduk di baris lain. Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khu....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 18 Oktober 2014

DUA EKOR TIKUS

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - DUA EKOR TIKUSDi dalam got yang gelap hiduplah dua ekor tikus yang saling bersaudara. Suatu saat kedua ekor tikus ini melihat sebuah roti keju dari lubang sebuah selokan. Tikus-tikus ini ingin sekali memakannya tetapi sayang lubang selokan itu tertutup oleh jeruji besi yang sangat kuat. Kedua tikus ini berusaha sekuat tenaga untuk menghancurkan jeruji besi itu dengan gigi-gigi mereka yang tajam tetapi gigi mereka mulai rusak karena jeruji besi itu terlalu keras bagi gigi mereka yang kecil. Kedua ekor tikus ini kecapaian, dan butuh istirahat. Tikus pertama berkata dalam hatinya: "Aku tidak akan menyerah, setelah ini aku akan menghancurkan jeruji besi itu dengan sekuat tenagaku. Pantang menyerah adalah pangkal dari keberhasilan !" Tikus kedua termenung dan berpikir : " Aku akan kehilangan semua gigiku jika aku nekat menggigiti jeruji itu. Ada baiknya kalau aku mengambil jalan lain saja untuk mendapatkan roti keju itu." Setelah beristirahat sejenak, tikus pertama mulai menggigiti lagi jeruji besi itu dengan sekuat tenaga sedangkan tikus kedua mundur diri dari usahanya. Melihat tikus kedua mundur diri tikus pertama mulai mengejek saudaranya itu katanya : "Kamu itu sifatnya mudah menyerah dan tidak ulet bekerja, mana mungkin kamu bias berhasil dalam kehidupanmu?" Tikus kedua tidak mempedulikan ejekan saudaranya, dia mundur mencari jalan lain ke tempat roti keju itu. Akhirnya tikus kedua berhasil memperoleh jalan ke tempat roti keju itu sedangkan tikus pertama kelelahan dan hancur giginya k....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 17 Oktober 2014

HATI NURANI SANG PENCURI

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - HATI NURANI SANG PENCURIPada suatu malam, seorang pencuri menyelinap ke sebuah rumah yang di huni oleh seorang nyonya tua, yang saat itu sedang duduk di samping meja. Sungguh beruntung sekali, pikir si pencuri. Tiba-tiba terdengar tangisan nyonya tua itu dengan tersedu-sedu, lalu mengambil sebuah gunting dan mengarahkannya ke leher. "Ah.....! tidak boleh!" teriak si pencuri. Tanpa sadar ia berlaku sebagai pencuri, dia menerobos ke dalam rumah dan merampas gunting dari tangan nyonya itu. "Biarkan aku mati...," ronta nyonya tua itu. "Masalah apa yang terjadi? Bicarakan padaku, Untuk apa memilih jalan pintas?" Ternyata Nyonya tua itu baru saja ditinggalkan suaminya. Anak dan menantu tidak berbakti, ditambah lagi menderita sakit hingga merasakan hidup ini tidak berarti lagi. Setelah dinasehati panjang lebar, niat untuk bunuh diri tadi perlahan-lahan hilang. Setelah ramai sejenak, para tetangga mengalihkan perhatian pada si pencuri tadi. "Terima kasih,Tuan ! Tanpa pertolongan anda, tragedi malam ini tentu akan terjadi", cetus mereka. "Kalian terlalu sungkan. Saya menolong nyonya ini adalah suatu reaksi spontan, sungguh tak pantas di puji",jawab si maling. "Tuan, apakah marga anda?" "Saya bermarga Tan." Setelah berbasa-basi sebentar,tiba2 salah seorang di antara mereka berkata : "Oh ya! Ada satu hal yang perlu kita ketahui". kemudian matanya melirik kepada si maling. "Tuan Tan, bagaimana engkau bisa sampai di sini dan menyelamatkan nyonya tua ini? Dari mana anda masuk?" Si maling menjadi pusat ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 16 Oktober 2014

LAYANG-LAYANG

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - LAYANG-LAYANGSebuah layang-layang yang baru saja selesai dibuat. Pemiliknya membawa ia ke lapangan terbuka. Secara perlahan-lahan layang-layang itu menemukan dirinya terbang semakin lama semakin tinggi. Ketika ia mengangkat wajahnya menengadah ke langit, ia berteriak gembira; 'Wuaahhh, langit yang biru. Aku akan terbang tinggi sampai ke ujung sana.' Namun tiba-tiba ia merasa bahwa perjanannya kini agak tersendat dan menjadi berat. Ia tidak bisa bergerak lebih tinggi dan tak mampu maju lebih jauh lagi. Ketika ia menundukkan kepalanya, barulah ia tahu kalau pemiliknya memegang kuat ujung benang. Benang itulah yang membuatnya tak bisa terbang tinggi. Layang-layang itu menjadi amat marah. 'Mengapa ia tidak melepaskan aku?? Bila aku dilepaskan secara bebas, aku pasti akan terbang lebih tinggi menembusi awan-awan yang ada jauh di atas sana.' Demikian layang-layang itu berontak. Tiba-tiba tali benang itu terputus. Dan Ternyata bukan kenikmatanlah yang dia peroleh. Sebaliknya, ia kini jungkir balik terbang tak teratur dibawa angin. Angin kencang datang menghembus, dan ia jatuh tersangkut di atas sebatang pohon. Rangka-rangkanya patah. Kertas-kertasnya sobek. Ia kini menjadi seonggok sampah yang tak berbentuk. Pada saat seseorang berkata bahwa ia hebat dan kuat, saat itu merupakan awal kehancurannya. ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 15 Oktober 2014

OMBAK KECIL DAN OMBAK BESAR

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - OMBAK KECIL DAN OMBAK BESARAlkisah, di tengah samudra yang maha luas, tampaklah ombak besar sedang bergulung-gulung dengan suaranya yang menggelegar, tampak bersuka ria menikmati kedasyatan kekuatannya, seakan-akan menyatakan keberadaan dirinya yang besar dan gagah perkasa. Sementara itu, jauh di belakang gelombang ombak besar, tampak sang ombak kecil bersusah payah mengikuti. Ia terlihat lemah, tertatih-tatih, tak berdaya, dan jauh tersisih di belakang. Akhirnya, ombak kecil hanya bisa menyerah dan mengekor ke mana pun ombak besar pergi. Tetapi, di benaknya selalu muncul pertanyaan, mengapa dirinya begitu lebih lemah dan tak berdaya? Suatu kali, ombak kecil bermaksud mengadu kepada ombak besar. Sambil tertaih-tatih ombak kecil berteriak: “Hai ombak besar. Tunggu!” Sayup-sayup suara ombak kecil didengar juga oleh ombak besar. Lalu sang ombak besar sedikit memperlambat gerakannya dan berputar-putar mendekati arah datangnya suara. “Ada apa sahabat?” Jawab ombak besar dengan suara menggelegar hebat. “Aih, pelankan suaramu. Dengarlah, mengapa engkau bisa begitu besar? Begitu kuat, gagah, dan perkasa? Sementara diriku, ah, begitu kecil, lemah dan tak berdaya. Apa sesungguhnya yang membuat kita begitu berbeda, wahai ombak besar?” Ombak besar pun menjawab, “Sahabatku, kamu menganggap dirimu sendiri kecil dan tidak berdaya, sementara kamu menganggap aku begitu hebat dan luar biasa, anggapanmu itu muncul karena kamu belum sadar dan be....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 09 Oktober 2014

Jadwal Peserta Tes CPNS 2014 Kab. Konawe Selatan

Jadwal Peserta Tes CPNS 2014 Kab. Konawe Selatan
Diposting oleh : Admin Web BKD Konsel
Kategori: Pengadaan Pegawai - Dibaca: 843 kali

Menindak lanjuti Surat Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar dan Pengumuman Pelaksanaan dan Tata tertib Tes CPNS 2014 Metode Cat System, dengan ini Panitia Pengadaan CPNS 2014 Kab. Konawe Selatan mengumumkan Jadwal dan Daftar Peserta Tes CPNS 2014 Kab. Konawe Selatan yang direncakanan/dijadwalkan tanggal 15 oktober 2014 sampai dengan 23 Oktober 2014.
 
Diharapkan Kepada Seluruh Peserta Tes untuk lebih teliti dan cermat membaca Tata Tertib dan Jadwal yang telah ditentukan. Berikut Jadwal dan Daftar Peserta CPNS 2014 Kab. Konawe Selatan :
 
  NO
HARI/TANGGAL
SHIFT
JAM
NOMOR PESERTA
1
Rabu, 15-10-2014
1
08.00 - 09.40
74053000001 s.d. 74053000050
2
09.40 - 11.20
74053000051 s.d. 74053000100
3
11.20 - 13.00
74053000101 s.d. 74053000134,
74053000136 s.d. 74053000151
4
13.30 - 15.10
74053000152 s.d. 74053000193,
74053000195 s.d. 74053000202
5
15.10 - 16.40
74053000203 s.d. 74053000252
2
Kamis, 16-10-2014
1
08.00 - 09.40
74053000253 s.d. 74053000302
2
09.40 - 11.20
74053000303 s.d. 74053000341,
74053000343 s.d. 74053000344,
74053000349 s.d. 74053000353,
74053000355,
74053000357 s.d. 74053000359
3
11.20 - 13.00
74053000360 s.d. 74053000409
4
13.30 - 15.10
74053000410 s.d. 74053000459
5
15.10 - 16.40
74053000460 s.d. 74053000509
3
Jum’at, 17-10-2014
1
08.00 - 09.40
74053000510 s.d. 74053000559
2
09.40 - 11.20
74053000560 s.d. 74053000609
3
13.30 - 15.10
74053000610 s.d. 74053000659
4
15.10 - 16.40
74053000660 s.d. 74053000709
4
Sabtu, 18-10-2014
1
08.00 - 09.40
74053000710 s.d. 74053000759
2
09.40 - 11.20
74053000760 s.d. 74053000809
3
11.20 - 13.00
74053000810 s.d. 74053000859
4
13.30 - 15.10
74053000860 s.d. 74053000875,
74053000877 s.d. 74053000910
5
15.10 - 16.40
74053000911 s.d. 74053000960
5
Minggu, 19-10-2014
1
08.00 - 09.40
74053000961 s.d. 74053001010
2
09.40 - 11.20
74053001011 s.d. 74053001036,
74053001038 s.d. 74053001061
3
11.20 - 13.00
74053001062 s.d. 74053001111
4
13.30 - 15.10
74053001112 s.d. 74053001161
5
15.10 - 16.40
74053001162 s.d. 74053001202,
74053001204 s.d. 74053001212
6
Senin, 20-10-2014
1
08.00 - 09.40
74053001213 s.d. 74053001246,
74053001248 s.d. 74053001263
2
09.40 - 11.20
74053001264 s.d. 74053001267,
74053001269 s.d. 74053001275,
74053001277 s.d. 74053001315
3
11.20 - 13.00
74053001316 s.d. 74053001338,
74053001340 s.d. 74053001343,
74053001345 s.d. 74053001354,
74053001356 s.d. 74053001368
4
13.30 - 15.10
74053001369 s.d. 74053001418
5
15.10 - 16.40
74053001419 s.d. 74053001443,
74053001445 s.d. 74053001469
7
Selasa, 21-10-2014
1
08.00 - 09.40
74053001470 s.d. 74053001472
74053001474 s.d. 74053001513,
74053001515,
74053001517 s.d. 74053001520,
74053001522 s.d. 74053001523
2
09.40 - 11.20
74053001524 s.d. 74053001573
3
11.20 - 13.00
74053001574 s.d. 74053001601,
74053001603 s.d. 74053001607,
74053001609 s.d. 74053001625
4
13.30 - 15.10
74053001626 s.d. 74053001660,
74053001662 s.d. 74053001676
5
15.10 - 16.40
74053001677 s.d. 74053001712,
74053001714 s.d. 74053001715,
74053001718 s.d. 74053001720,
74053001722,
74053001724 s.d. 74053001731
8
Rabu, 22-10-2014
1
08.00 - 09.40
74053001732 s.d. 74053001741,
74052000001 s.d. 74052000040
2
09.40 - 11.20
74052000041 s.d. 74052000090
3
11.20 - 13.00
74052000091 s.d. 74052000098,
74052000100 s.d. 74052000141
4
13.30 - 15.10
74052000142 s.d. 74052000191
5
15.10 - 16.40
74052000192 s.d. 74052000241
9
Kamis, 23-10-2014
1
08.00 - 09.40
74052000242 s.d. 74052000248,
74052000250 s.d. 74052000292
2
09.40 - 11.20
74052000293 s.d. 74052000316,
74052000318 s.d. 74052000326,
74052000328 s.d. 74052000330,
74052000332 s.d. 74052000345
3
15.10 - 16.40
74052000346 s.d. 74052000358
 
Catatan :
DIHARAPKAN KEPADA PESERTA UNTUK HADIR SESUAI DENGAN JADWAL YANG TELAH DITENTUKAN.
PENGUMUMAN INI DAPAT DILIHAT PADA KANTOR BKD KAB. KONAWE SELATAN, KANTOR POS PALANGGA DAN AULA MONAPA RANOMEETO. 

Mutiara Hikmah

 
DUHAI sayang…..
Di saat engkau masih sibuk dengan pekerjaan Rumah Tangga & Aktivitas diluar yang tak kunjung selesai, tak jarang aku kau abaikan.

MUTIARA NASEHAT PENUH HIKMAH
untuk calon ISTRI bidadari surgawi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

TATKALA Waktu di rumah pun,
kadang ku ikhlaskan demi masa depanmu. Bukankah engkau tahu aku pun butuh perhatian darimu.

Terkadang ku cari perhatian itu, namun terlihat salah dipandanganmu.

Kalaulah itu terlihat salah, semoga engkau bisa melihat kebaikanku yang lain.

BUKANKAH Allah SWT yang mempertemukan dan menyatukan hati kita berpesan, “Dan pergaulilah mereka (isterimu) dengan baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu,
padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.

” [QS: An Nisa' 19]. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang kita cintai pun berpesan, “Sempurnanya iman seseorang mukmin adalah mereka yang baik akhlaknya, dan yang terbaik (pergaulannya) dengan istri-istri mereka.

” Jika engkau MELIHAT KEKURANGAN pada diriku, ingatlah kembali pesan beliau, Jangan membenci seorang mukmin (laki-laki) pada mukminat (perempuan) jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai. (HR. Muslim)

SADARKAH engkau bahwa tiada manusia di dunia ini yang sempurna segalanya? Bukankah engkau tahu bahwa hanyalah Alllah yang Maha Sempurna.

TIDAKLAH sepatutnya bila kau hanya menghitung-hitung kekurangan pasangan hidupmu, sedangkan engkau sendiri tak pernah sekalipun menghitung kekurangan dan kesalahanmu.

Janganlah engkau mencari-cari selalu kesalahanku, padahal aku telah taat kepadamu.

Saat diriku rela pergi bersama dirimu, kutinggalkan orangtua dan sanak saudaraku, ku ingin engkaulah yang mengisi kekosongan hatiku.

Naungilah diriku dengan kasih sayang, dan senyuman darimu. Ku ingat pula saat aku ragu memilih siapa pendampingku, ketakwaan yang terlihat dalam keseharianmu-lah yang mempesona diriku.

Saat terjadi kesalahan yang tak sengaja ku lakukan, mungkin saat itu engkau mendambakan diriku sebagai suami tanpa kekurangan dan kelemahan,
sadarlah, sesungguhnya egois telah menguasai dirimu.

Perbaikilah kekurangan diriku dengan lemah lembut, janganlah kasar terhadapku.

Bukankah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah mengajarkan kepada dirimu, saat Muawiah bin Ubaidah bertanya kepada beliau tentang tanggungjawab suami terhadap istri, beliaupun menjawab, “Dia memberinya makan ketika ia makan, dan memberinya pakaian ketika dia berpakaian.

” Janganlah engkau keras terhadapku, karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pun tak pernah berbuat kasar terhadap istri-istrinya.

Duhai sayang…
Tahukah engkau anugerah yang akan engkau terima dari Allah di akhirat kelak?

Tahukah engkau pula balasan yang akan dianugerahkan kepada istri-istri yang berlaku baik terhadap suami-suami mereka?

RENUNGANKANLAH bahwa,
“Mereka yang berlaku adil, kelak di hari kiamat akan bertahta di singgasana yang terbuat dari cahaya.

Mereka adalah orang yang berlaku adil ketika menghukum, dan adil terhadap istri-istri mereka serta orang-orang yang menjadi tanggungjawabnya.” [HR Muslim]

Jika engkau ada waktu ajarkanlah diriku dengan ilmu yang telah Allah berikan kepadamu.

Apabila engkau sibuk, maka biarkan aku menuntut ilmu, namun tak akan kulupakan tanggungjawabku, sehingga kelak diriku dapat menjadi sekolah buat calon putra-putrimu.

Bukankah seorang ibu adalah madrasah ilmu pertama buat putra-putrinya?

Semoga diriku selalu bisa mendampingimu dalam mendidik calon putra-putri kita dlm bertakwa kepada Allah.

Wahai Allah,
Engkau-lah saksi ikatan hati ini…
Aku telah jatuh cinta kepada wanita pasangan hidup ku...

jadikanlah cinta ku pada calon istriku ini sebagai penambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Namun, kumohon pula, jagalah cintaku ini agar tidak melebihi cintaku kepada-Mu,
hingga aku tidak terjatuh pada jurang cinta yang semu,jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.

Jika ia rindu,jadikanlah rindu syahid di jalan-Mu lebih ia rindukan daripada kerinduannya terhadapku,jadikan pula kerinduan terhadapku tidak melupakan kerinduannya terhadap surga-Mu.

Bila cintaku padanya telah mengalahkan cintaku kepada-Mu,ingatkanlah diriku, jangan Engkau biarkan aku tertatih kemudian tergapai-gapai merengkuh cinta-Mu.

Ya Allah,
Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,telah berjumpa pada taat pada-Mu,telah bersatu dalam dakwah pada-Mu,telah berpadu dalam membela syariat-Mu.Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya.

Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar.

Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

Amin ya rabbal alamin..

semoga manfaat....ya
Subhanallah wabihamdihi Subhanallah Wabihamdika Asyhadu allaa illaha illaa anta Astaghfiruka wa atuubu Ilaik...

Mari dapatkan terus kajian mutiara hikmah berjuta makna bersama gus aulia al faqir hikmah...

mari terus tebarkan kebaikkan dan dakwah dimanapun kita berada

Mari Menata Hati Menuju Ridho Illahi Robbi dan Mari Menata Langkah tuk Menuju Mardhotillah

salam santun wa ukuwah fillah ya.

Never Miss A Product You Want!

Never Miss Any Update:

Premium Sponsors: