Item Added To Cart

Kamis, 09 Oktober 2014

Mutiara Hikmah

 
DUHAI sayang…..
Di saat engkau masih sibuk dengan pekerjaan Rumah Tangga & Aktivitas diluar yang tak kunjung selesai, tak jarang aku kau abaikan.

MUTIARA NASEHAT PENUH HIKMAH
untuk calon ISTRI bidadari surgawi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

TATKALA Waktu di rumah pun,
kadang ku ikhlaskan demi masa depanmu. Bukankah engkau tahu aku pun butuh perhatian darimu.

Terkadang ku cari perhatian itu, namun terlihat salah dipandanganmu.

Kalaulah itu terlihat salah, semoga engkau bisa melihat kebaikanku yang lain.

BUKANKAH Allah SWT yang mempertemukan dan menyatukan hati kita berpesan, “Dan pergaulilah mereka (isterimu) dengan baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu,
padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.

” [QS: An Nisa' 19]. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang kita cintai pun berpesan, “Sempurnanya iman seseorang mukmin adalah mereka yang baik akhlaknya, dan yang terbaik (pergaulannya) dengan istri-istri mereka.

” Jika engkau MELIHAT KEKURANGAN pada diriku, ingatlah kembali pesan beliau, Jangan membenci seorang mukmin (laki-laki) pada mukminat (perempuan) jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai. (HR. Muslim)

SADARKAH engkau bahwa tiada manusia di dunia ini yang sempurna segalanya? Bukankah engkau tahu bahwa hanyalah Alllah yang Maha Sempurna.

TIDAKLAH sepatutnya bila kau hanya menghitung-hitung kekurangan pasangan hidupmu, sedangkan engkau sendiri tak pernah sekalipun menghitung kekurangan dan kesalahanmu.

Janganlah engkau mencari-cari selalu kesalahanku, padahal aku telah taat kepadamu.

Saat diriku rela pergi bersama dirimu, kutinggalkan orangtua dan sanak saudaraku, ku ingin engkaulah yang mengisi kekosongan hatiku.

Naungilah diriku dengan kasih sayang, dan senyuman darimu. Ku ingat pula saat aku ragu memilih siapa pendampingku, ketakwaan yang terlihat dalam keseharianmu-lah yang mempesona diriku.

Saat terjadi kesalahan yang tak sengaja ku lakukan, mungkin saat itu engkau mendambakan diriku sebagai suami tanpa kekurangan dan kelemahan,
sadarlah, sesungguhnya egois telah menguasai dirimu.

Perbaikilah kekurangan diriku dengan lemah lembut, janganlah kasar terhadapku.

Bukankah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah mengajarkan kepada dirimu, saat Muawiah bin Ubaidah bertanya kepada beliau tentang tanggungjawab suami terhadap istri, beliaupun menjawab, “Dia memberinya makan ketika ia makan, dan memberinya pakaian ketika dia berpakaian.

” Janganlah engkau keras terhadapku, karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pun tak pernah berbuat kasar terhadap istri-istrinya.

Duhai sayang…
Tahukah engkau anugerah yang akan engkau terima dari Allah di akhirat kelak?

Tahukah engkau pula balasan yang akan dianugerahkan kepada istri-istri yang berlaku baik terhadap suami-suami mereka?

RENUNGANKANLAH bahwa,
“Mereka yang berlaku adil, kelak di hari kiamat akan bertahta di singgasana yang terbuat dari cahaya.

Mereka adalah orang yang berlaku adil ketika menghukum, dan adil terhadap istri-istri mereka serta orang-orang yang menjadi tanggungjawabnya.” [HR Muslim]

Jika engkau ada waktu ajarkanlah diriku dengan ilmu yang telah Allah berikan kepadamu.

Apabila engkau sibuk, maka biarkan aku menuntut ilmu, namun tak akan kulupakan tanggungjawabku, sehingga kelak diriku dapat menjadi sekolah buat calon putra-putrimu.

Bukankah seorang ibu adalah madrasah ilmu pertama buat putra-putrinya?

Semoga diriku selalu bisa mendampingimu dalam mendidik calon putra-putri kita dlm bertakwa kepada Allah.

Wahai Allah,
Engkau-lah saksi ikatan hati ini…
Aku telah jatuh cinta kepada wanita pasangan hidup ku...

jadikanlah cinta ku pada calon istriku ini sebagai penambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Namun, kumohon pula, jagalah cintaku ini agar tidak melebihi cintaku kepada-Mu,
hingga aku tidak terjatuh pada jurang cinta yang semu,jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.

Jika ia rindu,jadikanlah rindu syahid di jalan-Mu lebih ia rindukan daripada kerinduannya terhadapku,jadikan pula kerinduan terhadapku tidak melupakan kerinduannya terhadap surga-Mu.

Bila cintaku padanya telah mengalahkan cintaku kepada-Mu,ingatkanlah diriku, jangan Engkau biarkan aku tertatih kemudian tergapai-gapai merengkuh cinta-Mu.

Ya Allah,
Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,telah berjumpa pada taat pada-Mu,telah bersatu dalam dakwah pada-Mu,telah berpadu dalam membela syariat-Mu.Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya.

Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar.

Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

Amin ya rabbal alamin..

semoga manfaat....ya
Subhanallah wabihamdihi Subhanallah Wabihamdika Asyhadu allaa illaha illaa anta Astaghfiruka wa atuubu Ilaik...

Mari dapatkan terus kajian mutiara hikmah berjuta makna bersama gus aulia al faqir hikmah...

mari terus tebarkan kebaikkan dan dakwah dimanapun kita berada

Mari Menata Hati Menuju Ridho Illahi Robbi dan Mari Menata Langkah tuk Menuju Mardhotillah

salam santun wa ukuwah fillah ya.

There Are 0 Reviews For This Product:

Posting Komentar

There Are 0 Reviews For This Product:

Posting Komentar

Never Miss A Product You Want!

Never Miss Any Update:

Premium Sponsors: